Indahnya Bumi Indonesia antara Aceh, Bogor, dan Jakarta

Masih terngiang di memori dan merasa terpanggil hajat dalam hati untuk menulis hasil perjalanan menikmati indahnya bumi Indonesia. Ibaratkan ilmu dan pengalaman itu seperti binatang buruan, maka dengan menulis kita bisa mengikatnya, ia tak bisa lari dan pergi lagi.

Masih terngiang di memori dan merasa terpanggil hajat dalam hati untuk menulis hasil perjalanan menikmati indahnya bumi Indonesia. Ibaratkan ilmu dan pengalaman itu seperti binatang buruan, maka dengan menulis kita bisa mengikatnya, ia tak bisa lari dan pergi lagi. 

Sumber:dokumentasi pribadi

Tahun lalu saya dan tim pengusaha pasta pliek u (bumbu masakan khas acehyang diundang dalam perhelatan akbar Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) di Institut Pertanian Bogor (IPB) ke XXIX. Beranggotakan Nuzulul Rahmi, Muhammad Wali (saya sendiri), Muhammad Fadhil, Mahdalena, dan Asmaul Husna yang sebelumnya telah terpilih pada Program Kreativitas Mahasiswa bidang kewirausahaan (PKM-K), didanai DIKTI 2016, telah lulus wawancara dan evaluasi program di Banda Aceh, tim ini pun terpilih kembali sebagai kontingen yang berhak mendapat undangan berkompetisi di PIMNAS IPB yang diadakan pada tanggal 8-11 Agustus 2016.

Sebelumnya kami juga sempat diundang ke Banda Aceh dan jalan-jalan disana sebelum ke Bogor. Sempat juga mengunjungi beberapa destinasi yang ada di kota Banda Aceh seperti Mesjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami Aceh, dan Rumah adat Aceh (Rumah Tjut Nyak Dhien).

Sumber:dokumentasi pribadi
   
Begitu indah rasanya bumi Indonesia ini yang kaya adat, budaya, dan sukunya. Saya begitu bersyukur apalagi ketika saya berkesempatan untuk menjelajahi setiap sisi kota dan pulau lainnya di Indonesia kali ini.
Sumber:dokumentasi pribadi

Kembali ke cerita kita di Bogor nih ya :)

Setiap harinya agenda acara PIMNAS ini memang begitu padat hingga berbagai rangkaian acara selesai kami ikuti dengan begitu khidmat.

Sebelumnya kami telah berkesempatan mendapatkan tiket gratis pesawat dari pemerintah pulang-pergi. Namun, sebelum kembali ke kampung halaman di Aceh, kami tidak ingin kehilangan sebuah kesempatan emas untuk jalan-jalan menikmati indahnya bumi Indonesia tercinta yang mungkin jarang bisa kami dapati selama ini.

Ada dua kota yang harus kami datangi yaitu Bogor dan Jakarta.

Perjalanan memenuhi hajat yang dikandung badan pertama dimulai pada kamis, 11 Agustus 2016, beberapa destinasi wisata di Kota Bogor adalah tujuan hari ini.

Sumber:dokumentasi pribadi

Sekitar jam 10 pagi usai beberapa acara seperti jalan-jalan santai keliling IPB, tanam pohon universitas, dan senam bersama Rektor IPB juga Walikota Bogor tim kami pun bergegas pulang, mandi, dan ganti pakaian lalu jalan-jalan.

Kami pun bergerak jalan kaki menuju pasar yang ada di samping kampus. Sesuai dengan cara menuju ke kota yang diajarkan panitia kegiatan tour, kami pun mengikuti sarannya.

Ekspedisi 5 mahasiswa Aceh yang baru pertama ke pulau Jawa ini pun dimulai dari menggunakan transportasi angkutan kota (angkot) kampus dalem menuju ke terminal Bubulak seterusnya ke Masjid Raya Bogor.

Setelah menumpang angkot dari terminal Bubulak kami pun tiba di dekat lokasi berdirinya bangunan megah itu. Kami pun masuk pekarangan mesjid, berwudhu’, dan melaksanakan shalat.
Sumber:dokumentasi pribadi

Usai sholat kami menuju ke tugu kujang yang ada di depan Botani Square. Tugu ini merupakan lambang kota Bogor yang wujudnya diambil dari senjata pusaka yang dimiliki provinsi Jawa Barat.
Sumber:dokumentasi pribadi

Kami belum berhenti disana, kemudian kami pun menuju ke Pintu Kebon Raya Bogor dan Istana Kepresidenan Bogor. Cekrett-Cekrett.. kami mengawetkan diri kembali dalam gambar.
Sumber:dokumentasi pribadi

Kesempatan jalan-jalan kami kali ini memang begitu indah karena bisa merasakan banyak wisata sekaligus. Setelah berfoto-foto di depan pintu Istana presiden kami pun berlalu dari sana menuju tempat rusa totol berada.
Sumber:dokumentasi pribadi

Sambil memberi makan rumput dan wortel yang dijual 2 ribu rupiah oleh penjajanya. Aku mengajak rusa itu berbicara namun tak ada jawaban yang ku mengerti darinya. Aku  hanya  bisa tertawa dan tersenyum pada kamera.
Sumber:dokumentasi pribadi

Perjalanan mengitari kota Bogor ditutup pukul 15.00, lalu kembali ke kampus IPB Darmaga.
Esoknya jalan-jalan dilanjutkan kembali. Hari ini ditemani wanita bernama Risa. Gadis jelita berkacamata adalah mahasiswa IPB yang biasa mendampingi kami di kampus, dan Ia tahu banyak akan tempat wisata yang bisa dikunjungi di Jakarta.

Singkat cerita, kini kami telah berada di Stasiun KRL Bogor. Kami membayar masing-masing 5 ribu rupiah untuk mendapatkan Tiket KRL commuter line. Tak beberapa lama kemudian kereta yang akan membawa kami telah berada dan siap lepas landas pergi. Kami masuk dengan cepat berharap dapat tempat duduk yang nyaman.
Sumber:dokumentasi pribadi

Tidak ingin kehilangan momen paling berharga ini saya pun menyuruh teman untuk mengabadikannya.

Tujuan pertama adalah menginjakkan kaki di Mesjid Istiqlal. Dua jam dalam perjalanan kereta ini kuhabiskan untuk browsing, membaca informasi tentang wisata yang akan dikunjungi nantinya.

Chap..chup.. Kami telah tiba di Stasiun Juanda. Saya dan Fadhil pun harus segera menuju ke Masjid Istiqlal karena sholat jum’at akan didirikan. Beruntung kami sempat mendengarkan khotbah dan ikut sholat berjamaah pertama di Mesjid Terbesar di Asia Tenggara ini.

Usai sholat kami pun makan di depan masjid. Kami sempat berduka cita ketika sampai di depan masjid smartphone Fadhil dicopet orang tak dikenal. Kami pun coba kuatkan hatinya untuk sabar menghadapi musibah ini. Fadhil masih semangat untuk melangkah lebih jauh lagi. Cap jempol untuk akhi Fadhil.

“Lupakan sejenak kesedihan hatimu kita lanjutkan perjalanan ke tempat indah di bumi Indonesia berikutnya”.
Sumber:dokumentasi pribadi

Selesai berfoto kami pun melanjutkan perjalanan ke Monas dengan menumpangi bus city tour (wisata kota) gratis bertingkat dua yang berada di depan mesjid. Jika anda ke Istiqlal dan ingin keliling kota misalnya anda bisa menggunakan angkutan ini menuju ke halte tujuan Anda. Pakai yang gratis, kenapa tidak? Seorang Traveller jalan-jalan itu  nggak pake mahal.
Sumber:dokumentasi pribadi

Lima serangkai dari Aceh kini telah tiba di lingkungan Monumen Nasional. Kami berfoto seperti pasukan Power Ranger. Ada ranger putih, hitam, kuning, pink, dan coklat. Hehe J asik.

Langit kian sore kami harus beranjak pergi melanjutkan kembali perjalanan. Kami ingin keliling kota Jakarta dengan bus bertingkat gratis itu. Selain keliling kota, bus ini juga akan membawa kami kembali ke depan Mesjid Istiqlal, tujuan kami sebenarnya.  

Tiba di depan Istiqlal kami langsung ke stasiun Juanda. Perjalanan kami berikutnya adalah menuju ke Kota Tua.

Kereta meluncur. Kota, rumah padat, gedung, terlihat begitu megah kulihat dibalik jendela kereta. Sejurus kemudian kami pun berada di stasiun Jakarta Kota. Stasiun yang dekat dengan lokasi berdirinya bangunan tua dan masih memiliki kekhasan jaman dahulu semasa namanya Batavia ataupun Jayakarta. Serasa masuk ke dunia lain saat berada disini.

Di jalanan samping gedung Kota Tua berbagai pernak-pernik dijajakan dan ragam seni juga dihadirkan untuk menghibur para pendatang. Bermacam jenis hantu berdiri mulai pocong hingga hantu valak pun ada. Ada pula tokoh proklamator indonesia yang unik dan energik. Kami pun berfoto bersamanya dan meneriakkan merdeka Indonesia raya, dirgahayu Indonesiaku.
Sumber:dokumentasi pribadi

Di depan Museum Fatahillah terdapat lapangan yang diberi nama lapangan Fatahilllah. Terlihat di pinggir lapangan fatahillah sebelah barat ada beberapa sepeda ontel warna-warni. Kami pun kesana untuk menyewanya. Usai membayar, Fadhil langsung balap-balapan bersama saya keliling lapangan.

Sumber:dokumentasi pribadi

Disini banyak sekali wisata yang bisa dikunjungi, hanya saja karena waktu dan kesempatan jalan-jalan kami kali ini yang begitu padat dan singkat kami pun hanya sempat berfoto bersama saja disini.
Sumber:dokumentasi pribadi

Berkunjung ke Kota Tua ini tidaklah cukup waktu bila hanya setengah hari, karena banyak sekali museum yang bisa dikunjungi.
Inilah aksi saya dan Fadhil bersama Risa melakukan aksi seperti “chibi-chibi”.
Sumber:dokumentasi pribadi

Sumber: dokumentasi pribadi

Langit kini mulai redup, tanda malam sudah datang menjelma. Waktunya kini kami beranjak kembali pulang ke Bogor.

Inilah perjalanan paling mengasyikkan. Sungguh kami tidak bisa melupakan kenangan ini dengan begitu saja.

Hari itu tanggal 13 agustus 2016, dimana hari kami harus kembali ke tanah kelahiran di Aceh.
Sumber: dokumentasi pribadi

Akhirnya bisa pulang juga dengan hati lega dan bahagia membuncah di dada. Jalan-jalan menikmati bumi Indonesia yang luar biasa indahnya.

Kegiatan yang kami ikuti juga berbuah manis seperti perjalanan wisata tadi. Juara favorit dari kelas PKM-K kami persembahkan untuk kampus kami tercinta.

Sumber: dokumentasi pribadi

COMMENTS

BLOGGER: 4
Loading...
Name

Adsense,1,Astronomi,9,Bisnis,15,Blogging,22,Buku,10,Catatan,84,Cinta,7,Computer Science,34,Delphi,2,Dunia Kepenulisan,9,Freelancer,1,Gadget,2,Game,2,HUT RI 70,2,Ilmu Pengetahuan,2,Inspirasi Tokoh,1,Kepribadian,2,Kesehatan,1,Keuangan,1,Khotbah,4,KKN,7,Lifestyle,1,Matematika,1,Motivasi,13,Pengalaman,21,PIMNAS,2,Produktivitas,3,Professional,4,Resensi,4,Review,7,Sahabat,4,SEO,1,Smartphone,1,Startup,6,Student,42,Teknologi,15,Tips,20,Travelling,13,Tutorial,3,Vlogging,1,Wirausaha,31,Youtuber,1,
ltr
item
Muhammad Wali: Indahnya Bumi Indonesia antara Aceh, Bogor, dan Jakarta
Indahnya Bumi Indonesia antara Aceh, Bogor, dan Jakarta
Masih terngiang di memori dan merasa terpanggil hajat dalam hati untuk menulis hasil perjalanan menikmati indahnya bumi Indonesia. Ibaratkan ilmu dan pengalaman itu seperti binatang buruan, maka dengan menulis kita bisa mengikatnya, ia tak bisa lari dan pergi lagi.
https://3.bp.blogspot.com/-DesozhT71bU/WY-1oGcVHuI/AAAAAAAAErs/GPmwFCFK5IUR4Y5873EpBQZKsA9-RPTPQCLcBGAs/s640/Dirgahayu%2B72%2BHUT%2BRI.JPG
https://3.bp.blogspot.com/-DesozhT71bU/WY-1oGcVHuI/AAAAAAAAErs/GPmwFCFK5IUR4Y5873EpBQZKsA9-RPTPQCLcBGAs/s72-c/Dirgahayu%2B72%2BHUT%2BRI.JPG
Muhammad Wali
https://www.akhywali.net/2017/08/indahnya-bumi-indonesia-antara-aceh.html
https://www.akhywali.net/
https://www.akhywali.net/
https://www.akhywali.net/2017/08/indahnya-bumi-indonesia-antara-aceh.html
true
5617546411537444367
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy