Kisah Haru Sidang Tugas Akhir Sarjana Teknik Informatika

Hari itu adalah hari yang melegakan di hatiku, keluarga, dan juga dosenku. Setelah berjuang dengan sekuat tenaga, segenap rasa, sepenuh jiwa, dan segenap dengan do’a dan usaha. Akhirnya tinta selesai tergoreskan juga di lembaran-lembaran kanvas nan putih itu. Aku siap untuk di sidangkan juga.

Hari itu adalah hari yang melegakan di hatiku, keluarga, dan juga dosenku. Setelah berjuang dengan sekuat tenaga, segenap rasa, sepenuh jiwa, dan segenap dengan do’a dan usaha. Akhirnya tinta selesai tergoreskan juga di lembaran-lembaran kanvas nan putih itu. Aku siap untuk di sidangkan juga.

Banyak rintangan dan halangan yang kuhadapi kala itu. Batinku merana dengan berbagai ujian dan cobaan hidup yang kujalani. Mulai dari masalah karir yang terombang ambing tak jelas air ke muaranya mengalir hingga kepergian nenek dan ayahanda tercinta menuju ilahi rabbi, kembali menghadap-Nya. Sungguh ujian dari Ilahi yang bertubi-tubi. Aku begitu kalut dalam kebimbangan. Sempat terjatuh dari keterpurukan. Kehilangan kesempatan untuk membuktikan diri bahwa Aku bisa. Ya Sudahlah, Aku harus tetap menerima qadha dan qadar yang telah ditetapkan oleh yang Maha Kuasa. Aku harus bangkit.

Tanggal 9 januari 2016, tepat setelah 3 hari kepergian Bapak Aku memegang kembali laptop dan mencari file tugas akhir itu untuk ku lanjutkan kembali. Penundaan sidang untuk semester depan kini kubatalkan. Aku masih bisa berusaha saat ini untuk terlalu dini menyerah. Masih ada waktu. Aku harus bangun komitmenku kembali ada kesempatan terakhir yang tersisa untukku. Sidang tugas Akhir itu akan dibuka kembali sebelum memasuki semester di depannya untuk membayar uang kuliah kembali. Aku harus memacu semangat diri untuk terus mengetik, menghitung, mendesain, dan juga terus berzikir kepada ilahi supaya jalan ini bisa ku lalui dengan lancar seperti aliran air yang dialiri. Dengan terus mengingat nasihat bapak(almarhum) dan ibu untuk secepatnya menyelesaikan kewajiban ini sebagai seorang mahasiswa.

Malam itu juga aku sikat semua tulisan itu hingga pagi tiba. Baru paginya aku menelepon teman seperjuangan untuk menanyakan kapan tepatnya sidang akhir kami diadakan. Temanku itu berujar bahwa masih ada waktu untuk kita bergerak. Lalu kukatakan pula padanya, Jikalau pun setelah usaha maksimal ini tidak terealisasi semester ini kita bisa coba lagi di semester yang akan datang. “Sungguh kamu luarbiasa, masih  bisa berbesar hati untuk ini semua, kamu pasti mampu melaluinya”. Jawabannya juga kini telah membuatku bangkit menatap masa depan memulai kembali dan menyelesaikan apa yang telah aku mulai.

Tantangan dan halangan untuk menuju sidang tugas akhir itu belum usai. Kini aku harus mengejar tanda tangan Acc terakhir sebagai syarat untuk mendaftarkan sidang. Hari itu Kamis tanggal 12 januari 2017, Aku berulang kali mondar mandir menuju kampus berharap dosen pembimbing dua ku yang memeriksa seluruh untaian kataku itu ada di sana. Sempat menelpon dan mengirim pesan untuknya. Beberapa saat belum dijawab dan dibalasnya juga. Aku kembali murung. Memikirkan nasib ini, Apakah aku bisa naik sidang pada kesempatan ini?  Untuk informasi, sidang akan diadakan pada hari selasa, 17 januari 2017. Aku masih tetap optimis menunggu dan berharap. Duduk di kampus menunggui dosenku tiba.

Dalam hati aku ingin berkata dan menangis sejadi-jadinya karena ini adalah kesalahanku sendiri yang terus menunda untuk menyelesaikannya. Baru sekarang aku mau menemui dosen pembimbingku.

Tepat  sekitar jam 12.00 Aku memilih pulang. Di pertengahan jalan aku bertemu koordinator tugas akhir yang juga mengenaliku dan melihatku dari balik kaca mobilnya. Beliau lalu menghentikan laju mobilnya itu dan menanyakan kesiapan berkas dan pendaftaran sidang tugas akhirku. Aku katakan belum siap karena dosen pembimbing dua sedang tidak berada di tempat atau di dalam daerah. Sebuah kabar gembira pun datang dari beliau. Aku masih bisa naik minggu depannya lagi. Masih ada kesempatan untuk kesekian kalinya diberikan untukku. Ada beberapa mahasiswa yang ditunda pelaksanaan sidang sebelumnya karena dosen pengujinya tidak berhadir. Kini mereka di ikutkan kembali. Alhamdulillah, Aku bersyukur dengan karunia yang Allah berikan ini. Aku berterima kasih pada dosenku ini. Beliau juga dikenal sangat baik kepada kami, mahasiswa-mahasiswanya. Dosen-dosen kami luar biasa. Sungguh sangat berpengaruh pada kesuksesan yang akan kami capai di masa yang akan datang. Setelah itu beliau pun melanjutkan perjalanan kembali menuju gedung kampus kami.

Kemudian aku pun berjalan kaki kembali, di jalan aku kembali berpapasan dengan dosen lainnya. Beliau adalah seorang tokoh yang paling berjasa bagiku, beliau yang mengajarkan dan membimbingku dalam pembuatan tugas akhir ini. Ini adalah tokoh yang luar biasa hebat bagiku, inilah dosen yang paling dermawan, paling dekat dengan kami, seorang penghafal al-quran, ketua program studi atau jurusan kami, dan juga pembimbing utamaku. Sosok yang cukup menginspirasiku. Beliau selalu tersenyum dan menunjukkan jempolnya untukku dan berlalu menuju ke gedung kampus juga.

Hatiku mengharu dan sangat bangga padanya. Ada sedikit bunga bermekaran kini. Tak ingin ku bermurug diri lagi. Aku masih bisa.       

Aku kini kembali berjalan menyusuri jalan pulang. Aku melihat di depanku kini ada sebuah kantin kosong yang tidak tampak batang hidung penjualnya. Aku ingin beristirahat sebentar untuk melepaskan lelah dan penatku hari ini. Beberapa menit disana aku kedatangan sosok inspiraku tadi, bapak dosen ku yang tadi. Ternyata beliau hanya memarkirkan sepeda motornya dulu di kampus tadi. Pertemuan yang luar biasa. Beliau mengajakku mencari air minum. Seperti biasa beliau selalu mentraktir kami minum dan juga makan. Kami terus berjalan tapi kami belum menemukan kantin yang ada penghuninya. Libur setelah ujian akhir semester ternyata belum usai. Hanya beberapa mahasiswa yang mempunyai kepentingan saja yang pergi ke kampus. Kami kemudian bercerita tentang masa depan juga tentang skripsiku dan teman-temanku. Apa kendala, tantangan apa saja yang Kami hadapi. Tanpa menunggu lama Aku pun menyampaikan seluruh tumpah ruah kepedihan yang kini sedang kutanggung ini. Aku jadi curhat kepadanya. Beliau kini membesarkan hatiku. “Kamu pasti bisa, kamu luar biasa, nak. Keputusan ada pada bersedia atau tidaknya pembimbing dua menandatangani Acc terakhir tugas akhirmu. Terus berdo’a.”

Sejenak kemudian bapak dosen pembimbing dua yang ku kirim pesan tadi membalasnya. Beliau sedang berada di luar kota ternyata. Aku harus menunggui kepulangannya.

Hari senin aku kembali ke kampus hasilnya masih nihil, beliau belum pulang. Aku malah jadi baper setelah melihat teman-teman yang akan naik sidang di hari selasa tanggal 17 januari 2017, keesokan harinya. Mereka kini telah siap dengan beberapa eksamplar susunan kertas tulisan tugas akhir mereka. Hari itu Aku hanya ingin menunggui adik leting yang ingin konsultasi skripsinya. Usai itu semua aku memilih pulang kembali.

Keesokan harinya selasa Aku mendapatkan kabar dari teman terkait kepulangan bapak dosen yang kutunggu beberapa hari ini. Beliau ternyata berhadir pada acara sidang tugas akhir teman-temanku. Baru di hari rabu Aku tancap gas motor kakak dari kampung halaman menuju kampus setelah menanyakan boleh tidaknya aku konsultasi hari itu. Alhamdulillah, peluang terbuka kembali dan aku harus bisa menemui beliau hari itu juga. Aku tiba di kampus jam 10 setelah menyisihkan beberapa menit untuk mengeprint ulang lembar-lembar skripsi(tugas akhir)ku. Tanpa buang waktu lama lagi aku masuk ke gedung kampus untuk menemuinya. Beliau ternyata sedang sibuk untuk persiapan seminar proposal judul adik angkatan. Aku menungguinya sejenak. Beberapa saat kemudian teman seperjuangan yang juga sama dosen pembimbingnya bilang kalau mau konsultasi serahkan saja ke ruang seminar beliau pasti mau memeriksanya. Aku pun menuruti sarannya. Aku masuk menemuinya dan memohon kepadanya untuk memeriksa tugas akhirku. Syukur Alhamdulillah ternyata lancar. Beliau mau menerima walau dalam keadaan sesibuk itu.

Kira-kira pukul 12 siang beliau keluar dan menyerahkan lembaran-lembaran skripsi yang belum ku jilid itu. Aku terkejut kawan. Hasilnya luar biasa. Ternyata tidak ada coretan sama sekali. Tanda tangan Acc Sidang TGA (Tugas Akhir) dari beliau pun aku dapatkan. Alhamdulillah, aku pun tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya padanya. Beliau telah membantu jalanku untuk meraih sarjana muda. Selanjutnya tinggal menunggu tanda tangan Acc dosen inspirasiku. Setelah tanda tangannya ada, maka tahapan untuk pendaftaran sudah aman.

Tepat jam 2 siang dosen pembimbing utama atau dosen inspirasiku tiba. Aku langsung menemuinya dan meminta tanda tangan beliau segera. Ku ucapkan terima kasih juga padanya. Aku pulang dan keesokan harinya aku baru datang untuk menggandakan tugas akhir untuk masing-masing dosen pembimbing dan pengujiku di sidang nantinya. Aku mencopy-nya hingga 4 eksemplar. Kini tugasku yang terakhir adalah mendaftar sidang dan menyerahkan map berkas persyaratan sidang dan juga salinan tugas akhir 4 eks tadi ke staff bidang administrasi. Alhamdulillah staf administrasi yang mengurus skripsi ini ada diruangannya. Jalanku pun lancar. Sungguh karunia Allah.

Empat hari kemudian hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Hari itu adalah hari senin, 23 januari 2017. Aku bergegas makan, mandi, menggosok gigi, menyisir rambut, dan pergi. Aku berseragam putih dan celana hitam layaknya pengantin baru. Persiapan belajar menguasai materi sudah ku kantongi, mental, dan ilmu telah kupersiapkan dari semalaman, serta kumintai do’a dari ibu, adik-adik di rumah, teman-teman  untuk kelancaran sidang.

Pukul setengah 8 pagi, aku pun berangkat ke kampus dengan motor pinjaman dari kakak. Di luar rumah kontrakanku melihat langit hitam kelam, awan menghitam bergelombang, langit mendung, hujan rintik-rintik pun turun. Aku masih mengenderai motor. Rintik-rintik hujan kini sedikit membasahi mukaku. Hujan kini deras mengguyur, Aku berhenti dan mengenakan jas hujan supaya bisa melanjutkan perjalanan. Ada yang tertinggal. Aku lupa membawa helmet. Jadinya, mukaku tetap basah dan begitu sakit ditembaki guyuran hujan di pagi itu. Aku tetap harus pergi karena anjuran koordinator kami harus tiba jam 8 tepat di kampus tercinta.

Alhamdulillah tepat jam 8 aku tiba di kampus. Disana sudah terlihat beberapa kakak leting angkatan diatasku yang juga akan di ujian sidangkan hari ini. Aku kini harus membaca kembali hasil karya tulis ilmiah ku ini. Supaya nantinya aku sudah lancar berkomunikasi dan menyampaikan presentasi di hadapan hakim-hakim pengadilan sidang tugas akhir ini. Aku terus memanjatkan do’a kepada ilahi agar nantinya diri ini tidak jadi grogi.

Aku terus menunggu hingga waktu yang telah ditentukan untukku tiba. Siang harinya aku baru bisa memasuki ruang persidangan itu. Dengan membaca do’a dalam hati aku membuka pintu dan mengucapkan salam kepada ke seluruh dosen yang ada di ruang persidangan itu. Ku persiapkan laptop dan materi untuk presentasi. Mulailah kini ku berbicara di depan para penguji ini. Judul penelitianku adalah sistem pendeteksi asmaul husna dalam Al-Quran maka kujelaskan semuanya dengan rinci. Kutampilkan hasil penelitianku berupa sebuah program aplikasi yang mampu mendeteksi asmaul husna, nama-nama agung sang Ilahi. Dosen-dosenku menyimak dengan cukup teliti supaya nantinya skripsiku ini pun bisa bagus, benar,  dan jika ada salah bisa dimintai revisinya kembali.

Presentasiku kini telah usai tinggal saatnya pertanyaan demi pertanyaan di lontarkan oleh masing-masing juru ahli penguji. Aku pun menjawabnya sebisa mungkin dengan penuh kepercayaan pada kemampuan diri sendiri. Maka akhirnya dosen pengujiku menerimanya dan hanya meminta beberapa revisi dan koreksi pada metode yang sudah kuteliti.

Alhamdulillah, akhirnya sidang tugas akhir pun selesai. Aku menyalami mereka satu persatu. Tak lupa aku ucapkan terima kasih pada mereka semua yang telah mendidik dan membimbingku selama ini. Tak lupa juga kali ini dosen pembimbing utamaku, dosen pembimbing kedua, dan koordinator TGA memberikan jempolnya dan mengucapkan selamat untuk selesainya sidangku.

Kalian luar biasa, bapak-bapak dosenku yang baik hati. Terima kasih untuk kalian semua. Hatiku lega berbunga-bunga. Kalian sungguh pahlawanku yang paling berjasa. Aku sekarang sudah jadi sarjana teknik informatika. Semoga Aku bisa menjadi warga negara yang bisa berbakti pada orang tua, nusa, agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta.

Sidang Tugas Akhir Sarjana Teknik Informatika




Sekian...

Krueng geukuh, 19 Februari 2017

Muhammad Wali, ST

COMMENTS

Name

Adsense,1,Astronomi,9,Bisnis,15,Blogging,22,Buku,10,Catatan,84,Cinta,7,Computer Science,34,Delphi,2,Dunia Kepenulisan,9,Freelancer,1,Gadget,2,Game,2,HUT RI 70,2,Ilmu Pengetahuan,2,Inspirasi Tokoh,1,Kepribadian,2,Kesehatan,1,Keuangan,1,Khotbah,4,KKN,7,Lifestyle,1,Matematika,1,Motivasi,13,Pengalaman,21,PIMNAS,2,Produktivitas,3,Professional,4,Resensi,4,Review,7,Sahabat,4,SEO,1,Smartphone,1,Startup,6,Student,42,Teknologi,15,Tips,20,Travelling,13,Tutorial,3,Vlogging,1,Wirausaha,31,Youtuber,1,
ltr
item
Muhammad Wali: Kisah Haru Sidang Tugas Akhir Sarjana Teknik Informatika
Kisah Haru Sidang Tugas Akhir Sarjana Teknik Informatika
Hari itu adalah hari yang melegakan di hatiku, keluarga, dan juga dosenku. Setelah berjuang dengan sekuat tenaga, segenap rasa, sepenuh jiwa, dan segenap dengan do’a dan usaha. Akhirnya tinta selesai tergoreskan juga di lembaran-lembaran kanvas nan putih itu. Aku siap untuk di sidangkan juga.
https://1.bp.blogspot.com/-UUv_lX0Bo_k/WKlZB4kWqJI/AAAAAAAADnk/AhZipb5ep9oOW0Vwz_ggBSgp5vrp5uhAwCLcB/s400/Muhammad%2BWali%2BSarjana%2BTeknik%2BInformatika%2BUniversitas%2BMalikussaleh.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-UUv_lX0Bo_k/WKlZB4kWqJI/AAAAAAAADnk/AhZipb5ep9oOW0Vwz_ggBSgp5vrp5uhAwCLcB/s72-c/Muhammad%2BWali%2BSarjana%2BTeknik%2BInformatika%2BUniversitas%2BMalikussaleh.jpg
Muhammad Wali
https://www.akhywali.net/2017/02/sidang-tugas-akhir-sarjana-teknik.html
https://www.akhywali.net/
https://www.akhywali.net/
https://www.akhywali.net/2017/02/sidang-tugas-akhir-sarjana-teknik.html
true
5617546411537444367
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy