MEMANEN IKAN BANDENG

MEMANEN IKAN BANDENG

Beberapa minggu ini Aku begitu kalang kabut memikirkan dimana ku mencari uang untuk menambah uang jajan kuliah dan untuk pembayaran registrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang hampir ditutup beberapa hari lagi. Aku harus punya uang dan orang tuaku tak mampu lagi menyedekahkan untuk biaya kuliahku. Aku harus mandiri  dan harus bekerja lebih keras untuk menafkahi diri. Aku harus memutar otak dan tidak bermalas diri.

Sebelumnya, dua minggu yang lalu Aku juga dapat rejeki dari kerja narik pukat ini 150 ribu di tempat tambak pamanku. Kali ini, Aku dapat undangan kembali untuk bekerja sebagai karyawan yang menarik pukat dan memanen bandeng di tempat sepupuku. Beliau adalah seorang pengusaha, pemiliki usaha dagang ikan dan udang  di desa kami. Aku menerimanya walau Aku sendiri belum terbiasa dengannya. Aku yang jarang pulang kampung dan jarang sekali ke tambak membuatku tak punya pengalaman dibidang ini. Jadi, Aku hanya ikut-ikutan saja terjun ke bidang ini. Guna mencari beberapa lembar uang biru disana. Setidaknya bisa membantu orang tua menafkahi kami.

Sudah dua malam berturut-turut dari hari jum’at kemarin ketika hujan mengguyur desa kami. Aku bekerja jadi tukang pukat ikan bandeng. Hari itu adalah hari cukup berat kurasa karena udara begitu sejuknya menusuk kedalam tulang-tulangku. Hujan terus mengguyur dari Siang hinggga malam. Hanya sesekali saja hujan itu reda. Aku bersama beberapa saudaraku yang juga kerja serabutan seperti ini berusaha mendorong pukat itu terus ke arah depan guna dikumpulkan ikan bandeng itu semua. Ada tantangan disini kami dapati. Tambak ini mempunyai banyak koloni rumah tiram purba yang ada di bawah lumpur. Sering pula tiram-tiram itu menyayat kulit telapak kakiku. Perih sekali kurasa.

Butuh 3 kali putaran pengumpulan ikan ke dalam pukat itu. Setengah jam kemudian baru usai dikumpulkan ikan ke dalam jaring (wadah) penampungan sementara. Langkah selanjutnya yang harus dikerjakan yaitu memasukkan ikan-ikan tersebut ke dalam boat untuk dibawa pulang melalui krueng. Anda tahu apa itu krueng ? Krueng atau alue ditempat kami ini bermakna sungai atau hilir (aliran air). Dari sana baru kemudian dibawa ke tempat mobil angkut berada. Pekerjaan yang lumayan berat dan layak juga dihargai dengan 3 lembar uang 50 ribu.

Semalam adalah malam keduaku bermandikan keringat. Kami memulai panen di tambak pemilik yang sama tapi berada di lokasi yang lain. Disini lebih banyak ikannya dan lebih banyak tantangan lagi, lebih berat dari yang sebelumnya. Pertama, Koloni tiramnya lebih banyak dan lebih tajam. Aku tidak merasakan ia menyayat kulit telapak kakiku, usai semua pekerjaan itu ku lakukan barulah terasa dan kulihat ia seperti sudah bertato saja. Banyak luka, tergores dimana-mana. Kedua, tantangan disini kami harus memutar lebih jauh. Area kami kerja lebih panjang. Banyak lorong aliran. Air dan ikan bandeng tidak akan turun ke tempat pembuangan air atau coeh –tempat berakhirnya pengumpulan ikan. Air dan ikan tetap di aliran-aliran itu.  Kami harus mengusir mereka disana dahulu. Ketiga, lumpurnya pun luar biasa. Lumpur hitam pekat dan licin itu  menutupi lutut kami. Satu jam pekerjaan mengusir ikan dari sarangnya ini baru selesai. Baru dilanjutkan dengan memukat ikan untuk dimasukkan ke wadah/jaring penampungan sementara. Lalu yang terakhir dimasukkan ke boat untuk dibawa pulang.

MEMANEN IKAN BANDENG
MEMANEN IKAN BANDENG

Malam ini Aku memilih pulang dengan boat saja. Jauh soalnya jika pulang jalan kaki ke tempat mobil angkut berada. Pekerjaan kami belum usai sebelum ikan-ikan itu masuk ke dalam mobil angkut untuk dijual.

Ada kebahagiaan bagi pecinta astronomi seperti diriku malam ini. Malam gelap di tengah-tengah sungai begitu kusukai Aku bisa melihat beragam konstelasi (rasi bintang) di langit nun jauh disana. Indah sekali. Bintang itu berkedip-kedip dengan sendirinya. Tak ada rembulan. Tiada polusi cahaya. Sang pemburu (Orion) dengan gagahnya di tengah-tengah kepalaku  berdiri dan canis major di tenggara langit menempati posisi, ada juga pleides (bintang tujuh) di ujung tanduk si taurus (sapi). Aku terpesona  melihat keindahan mereka tadi malam. Begitu memukau, bersih langit tiada noda.

Setengah jam di dalam boat yang dikendarai bang Lah pun sampai di tempat pemuatan ikan ke mobil. Setelah selesai memuat ikan bandeng tersebut kami pulang dan beristirahat. Sudah sampai disana..  Selesailah ceritaku memanen bandeng ini... hahaq :D

Baca juga tentang kehidupan di desaku 

COMMENTS

Name

Adsense,1,Astronomi,9,Bisnis,15,Blogging,22,Buku,10,Catatan,84,Cinta,7,Computer Science,34,Delphi,2,Dunia Kepenulisan,9,Freelancer,1,Gadget,2,Game,2,HUT RI 70,2,Ilmu Pengetahuan,2,Inspirasi Tokoh,1,Kepribadian,2,Kesehatan,1,Keuangan,1,Khotbah,4,KKN,7,Lifestyle,1,Matematika,1,Motivasi,13,Pengalaman,21,PIMNAS,2,Produktivitas,3,Professional,4,Resensi,4,Review,7,Sahabat,4,SEO,1,Smartphone,1,Startup,6,Student,42,Teknologi,15,Tips,20,Travelling,13,Tutorial,3,Vlogging,1,Wirausaha,31,Youtuber,1,
ltr
item
Muhammad Wali: MEMANEN IKAN BANDENG
MEMANEN IKAN BANDENG
MEMANEN IKAN BANDENG
https://1.bp.blogspot.com/-KkxnaPsKSXo/Vrd8nMnlNII/AAAAAAAAC5s/YKIu-HZCWzU/s640/MEMANEN%2BIKAN%2BBANDENG.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-KkxnaPsKSXo/Vrd8nMnlNII/AAAAAAAAC5s/YKIu-HZCWzU/s72-c/MEMANEN%2BIKAN%2BBANDENG.jpg
Muhammad Wali
https://www.akhywali.net/2016/02/memanen-ikan-bandeng.html
https://www.akhywali.net/
https://www.akhywali.net/
https://www.akhywali.net/2016/02/memanen-ikan-bandeng.html
true
5617546411537444367
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy