BENCANA BANJIR ACEH UTARA TERPARAH DI ABAD INI

BENCANA BANJIR ACEH UTARA TERPARAH DI ABAD INI

Masih teringat di ingatanku  beberapa bulan yang lalu. Ketika langit suram setiap hari dan awan hitam kelabu menyelimuti. Seminggu lamanya senandung gerimis dan hujan deras tumpah tak henti-henti. Akhir Desember 2014, bencana itu terjadi di beberapa kabupaten dalam provinsi dimana aku tinggal saat ini. Ini bukan tentang Tsunami yang 11 tahun silam juga mendera negeri kami. Tapi tentang banjir bandang yang menjadi musibah kali ini. Kabupaten Aceh Utara yang paling parah banjirnya, air mengalir deras sekali. Alirannya dahsyat kuat seiring hujan yang tidak kunjung reda kira-kira 10 hari dan akhirnya berhenti. 

Menurut informasi media berita online aceh.tribunnews.com edisi tanggal 26 desember 2014 korban banjir Aceh Utara mencapai 94.426 jiwa atau 23.409 kepala keluarga (KK). Korban banjir tersebut berasal dari 285 desa yang tersebar dalam 25 dari 27 kecamatan di kabupaten Aceh Utara. 

Ketika banjir itu aku begitu disibukkan dengan acara pelatihan pembuatan rencana usaha bagi pemenang Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2014 yang difasilitasi oleh kampus kami Universitas Malikussaleh, salah satu pemenangnya adalah diriku. Acara itu dilaksanakan di jln. Irian di gedung Guest House, Bukit Indah. Ada 63 mahasiswa yang lulus dengan rencana usaha yang bermacam-macam jenisnya. Masih kuingat ketika pulang dari Guest House kami berbasah-basahan di jalanan. Banjir telah meluap hingga ke pusat kota. Air di irigasi mengalir deras tak terkendali. Aku naik bus Bireun Express atau yang dikenal dengan nama keren “BE” oleh citizen di Aceh. Ketika bus tiba di simpang Unimal aku turun dan menelpon teman kost untuk menjemput. Hujan masih deras saat temanku tiba. Lalu aku pun pulang bersamanya. Di pinggir jalan terlihat begitu ramai dipenuhi warga yang menjaring dan menjala ikan dimana-mana. Apa yang telah terjadi ? ternyata sawah-sawah yang ada di desa Reuleut telah jadi lautan. Air telah mengisi sawah-sawah warga di desa keduaku ini. Ikan telah keluar dari tambak-tambak warga. Perahu sampan berjalan di dalam sawah-sawah warga yang telah jadi lautan itu.

Terlihat Muhammad Wali saat melintasi jalan yang banjir

Kami pun berlalu menuju kosan, tujuan kami pulang. Disana juga tak kalah tragisnya. Rumah-rumah warga telah terendam sedalam 2 meter. Jendela rumah mereka sudah ditutupi air. Warga Reuleut timur pun harus di evakuasi ke tempat yang tinggi. Di kampus kami ada asrama 3 lantai yang dipenuhi banyak kamar yang belum ditempati. Maka ke sanalah mereka mengungsi. Menyelamatkan diri dan keluarga adalah yang utama saat ini. Harta benda tidak dipikir lagi karena itu semua bisa diganti di kemudian hari.

Sawah warga jadi lautan yang diakibatkan banjir


Para personil dari kepolisian dan TNI ikut bantu-membantu proses evakuasi. Aku dan Asdi di sore hari itu ikut melihat secara langsung evakuasi warga dari lokasi banjir ke tempat tinggi dan melihat fenomena banjir terparah di abad ini. Selain warga setempat beberapa mahasiswi ikut berpindah hijrah mengungsi ke balai mengaji kami. Habitat mereka dimasuki air karena begitu rendah. Syukur alhamdulillah tempatku tinggal masih dalam wilayah yang tinggi di bawah bukit Reuleut timur. 

Di tempat yang lain, banjir terparah terjadi di pusat kota Lhoksukon. Seluruh pertokoan digenangi air setinggi pinggang orang dewasa. Bahkan, banjir menggenangi jalan negara Banda Aceh-Medan dengan ketinggian rata-rata 50 cm. Jalur transportasi di salah satu kecamatan terputus total sehingga warga harus menggunakan aliran irigasi untuk keluar dari daerah terisolir dan menempuh perjalanan lebih jauh sekitar 6 km dari kecamatan lhoksukon ke kecamatan Cot girek karena banjir mencapai ketinggian 1 meter. Ada juga warga yang dihadapkan pada keadaan jalur alternatif yang berlumpur dan banyak kendaraan roda dua yang harus berjibaku di dalam genangan air dan lumpur-lumpur itu.  Susah keluar dan warga yang hendak melintas di jalur ini harus memiliki kondisi fisik yang kuat dan prima agar bisa melewati itu semua.( merdeka.com edisi 26/12/2014) 

Badai pasti berlalu, banjir pun surut setelah seminggu lamanya membawa musibah pada ternak-ternak, tanaman-tanaman, dan manusia. Air surut warga pun kembali ke rumahnya masing-masing. Aktivitas keseharian warga Reuleut pun kembali pulih dan normal. Ujian Akhir Semester kami pun dimulai kembali setelah beberapa hari terhenti. Inilah sedikit banyak kenangan yang masih terpatri di memori Muhammad Wali.
Name

Adsense,1,Astronomi,9,Bisnis,15,Blogging,22,Buku,10,Catatan,84,Cinta,7,Computer Science,34,Delphi,2,Dunia Kepenulisan,9,Freelancer,1,Gadget,2,Game,2,HUT RI 70,2,Ilmu Pengetahuan,2,Inspirasi Tokoh,1,Kepribadian,2,Kesehatan,1,Keuangan,1,Khotbah,4,KKN,7,Lifestyle,1,Matematika,1,Motivasi,13,Pengalaman,21,PIMNAS,2,Produktivitas,3,Professional,4,Resensi,4,Review,7,Sahabat,4,SEO,1,Smartphone,1,Startup,6,Student,42,Teknologi,15,Tips,20,Travelling,13,Tutorial,3,Vlogging,1,Wirausaha,31,Youtuber,1,
ltr
item
Muhammad Wali: BENCANA BANJIR ACEH UTARA TERPARAH DI ABAD INI
BENCANA BANJIR ACEH UTARA TERPARAH DI ABAD INI
BENCANA BANJIR ACEH UTARA TERPARAH DI ABAD INI
http://3.bp.blogspot.com/-bRN0AQremZo/Vg_k0moqdTI/AAAAAAAACD0/cDIJ4FctHOE/s640/C360_2014-12-24-18-06-50.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-bRN0AQremZo/Vg_k0moqdTI/AAAAAAAACD0/cDIJ4FctHOE/s72-c/C360_2014-12-24-18-06-50.jpg
Muhammad Wali
https://www.akhywali.net/2015/10/bencana-banjir-aceh-utara-terparah-di.html
https://www.akhywali.net/
https://www.akhywali.net/
https://www.akhywali.net/2015/10/bencana-banjir-aceh-utara-terparah-di.html
true
5617546411537444367
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy