6 Tempat di Luar Angkasa yang Bisa Kita Jelajahi dengan Google Maps

Halo sahabat Akhywali yang berbahagia, berjumpa kembali dengan saya dalam episode ilmu pengetahuan. Kali ini saya akan membeberkan lokasi rahasia  yaitu beberapa tempat di luar angkasa yang bisa kamu jelajahi dengan mudah hanya dengan menggunakan bantuan Google Maps dan koneksi internet tentunya.


Kita sering berpikir saat melihat citra satelit dari berbagai tempat di seluruh dunia itu cukuplah keren. Padahal Google Maps baru memberi sedikit kebaikan kepada para penggunanya untuk melihat keindahan tata surya menggunakan peta interaktifnya.

Baru-baru ini, raksasa teknologi Google telah menambahkan lebih dari selusin planet dan bulan yang jauh ke sistemnya agar pengguna dapat dengan leluasa bisa melihat. 

Google telah menggunakan lebih dari setengah juta gambar yang diambil oleh pesawat luar angkasa seperti Cassini Probe.

Peta interaktif dapat diakses melalui fitur baru di Google Maps yang disebut "Planet." 



Biasanya kita suka melakukan pembesaran ke arah Bumi, pembesaran (zoom) kali ini memungkinkan kita  untuk memeriksa bulan-bulan seperti bulan keenam dari planet Saturnus, yaitu Enceladus. 

Planet seperti Pluto, Venus, dan beberapa bulan dapat dikunjungi tepat di kenyamanan layar komputer Anda. Sementara itu, seniman astronomi Björn Jónsson telah membuat peta Europa, Ganymede, Rhea, dan Mimas dengan menggunakan gambar dari NASA dan European Space Agency (ESA).

Hanya saja, masih ada satu kelemahannya yaitu tidak adanya kotak telusur (pencarian) jika kita ingin melihat berbagai situs pendaratan di bulan Apollo. 

Selain itu, dengan Google Maps juga membatasi perjalanan kita sampai tingkat tertentu di mana kita tidak dapat memperbesar atau memperkecil, terutama di kutub.

Berikut adalah beberapa tempat di luar angkasa menarik yang dapat kita kunjungi menggunakan fitur "Planet" Google Maps yang baru ini:

1. Stasiun Antariksa Internasional ISS


Eksplorasi Stasiun Luar Angkasa Internasional dimulai di dalam modul yang bernama Cupola. Ini adalah jendela multi-pane yang menghadap ke bawah di Bumi dan terlihat sangat mirip dengan fitur Millennium Falcon di film "Star Wars." 

Gulirlah mouse kamu di sekitar Cupola dan klik Node 3. Ini akan membawa kita ke Kompartemen Limbah dan Kebersihan yang mengumpulkan urin astronot, keringat, dan nafas. Kemudian, daur ulang produk sampingan tersebut menjadi 93 persen air minum segar. Ada juga tur singkat unit mobilitas eksterior stasiun atau pesawat ruang angkasa.

Pokoknya jalan-jalan tur luar angkasa ini gratis, guys. Coba aja.

Mari kita lompat ke nomor 2.

2. Bulannya Bumi


Oh, iya, kenapa kita sebut bulannya bumi? karena planet lain juga punya bulan kan?

Bulannya bumi adalah bulan biasa yang sering kita lihat di malam hari itu. itu namanya bulannya bumi, guys.

Perlu kita ketahui di Google Maps citra bulan terdiri dari beberapa gambar foto kualitas tinggi yang diambil dari NASA, ESA, dan sumber gambar dengan resolusi rendah lainnya.

Berikutnya


3. Mars


Sudah sering dengar kan beberapa orang yang punya rencana mau ke planet merah yang satu ini?
Kita sebenarnya juga bisa kesana, guys. Mau tau caranya?

Jelajahi dengan Google Maps ini.

Peta Mars akan menjadi yang paling hebat bagi penggemar ruang angkasa. Penjelajahan planet ini terdiri dari beberapa gambar dan data yang diperoleh oleh satelit. Ini juga mencakup informasi ketinggian dan memberi gambaran sekilas lanskap Mars.

4. Enceladus


Oke, sekarang kita masuk ke satelitnya Saturnus.

Bulan keenam Saturnus ini juga dapat ditemukan di Google Maps. sobatku sekalian.

Gambar dari NASA mampu memperlihatkan lebih rinci pada tiger stripes atau bahasa  Indonesianya "garis harimau"  di enceladus bagian Kutub Selatan. Ini terbuat dari air hangat dan asin.

5. Ceres


Ceres telah dikenal sebagai objek terbesar di Asteroid Belt. Ceres ini juga merupakan planet kerdil yang sedang dipelajari oleh Misi Dawn NASA. Kunjungi Kawah Occator dan bintik-bintik putih terangnya, serta fitur berbentuk piramida di tengah kawah.

6. Pluto


Yang terakhir kita bahas nih guys, yaitu Pluto. Planet kerdil yang pernah dihapus dari jajaran sistem tata surya kita pada tahun 2006. 

Mari kita melihat lebih dekat dengan bantuan Google Maps

New Horizons mengubah cara kita memandang Pluto saat membuat flyby berkecepatan tinggi yang terkenal pada bulan Juli 2015. 

Kunjungan cepat tersebut mengungkapkan bahwa planet ini memiliki samudera yang tersembunyi di bawah permukaan. 

Google Maps tidak memiliki data tentang elevasi medan pegunungan di planet ini. Namun, gambarnya cukup menarik sehingga Anda bisa mempelajari berbagai kawah yang telah dibumbui oleh Google di bagian permukaannya.

Cekidootttt.. Langsung ke TKP guys. Tekan Google Search aja sob. Sampai Jumpa lagi ya di lain kesempatan. InsyaAllah aku akan kembali lagi dengan jiwa dan semangat menulisku yang kini telah bergelora dan merasuk dalam jiwa. {Aku manusia lebai}

Baca tulisanku yang lain juga ya. Kalau mau mengkritik silahkan di kolom komentar ya.

Comments

Popular Posts